Problematika Energi Indonesia dan Mahasiswa : Mozaik Revolusi ‘Hari Ini’!
“Jika kita ingin menguasai dunia di abad 21 ini, maka kuasailah minyak!” (George W. Bush)
“Liberalisasi sektor hilir migas membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas…. Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga BBM yang disubsidi pemerintah. Sebab kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing enggan masuk” (Purnomo Yusgiantoro, Kompas, 14 Mei 2003)
“Agar Kita Tidak Terus Bergantung, Tetapi Bangkit Menjadi Mandiri”
(GKN KM ITB, 2008)
Waktu terus bergulir dengan manusia-manusia yang berbeda di setiap zamannya. Namun benarlah kata orang-orang : sejarah akan tetap berulang, kawan! Ketamakan dan perebutan harta kekayaan di antara anak-anak adam di bumi, terus saja terjadi. Jika dulu kudengar ada Gold ataupun Glory, sekarang salah satu yang mereka perebutkan bernama “energi”. Tak ada bedanya: ketamakan dan penjajahan!
Why Revolusiana 19?
19 is the most familiar number in my life.
19 is the first time I see the world.
19 is the first year I see the “real” word.
I hope in the next 19 years from now, I’ll have been success in leading a revolution.
The Return of Me
Aku lelah dengan semua.
Aku ingin memimpin revolusi ini!
Tak ada waktu untuk menunggu.
Ajalku bisa datang setiap waktu.